Visi dan Misi

superman

Visi adalah gambaran ideal yang ingin dicapai oleh organisasi dimasa yang akan datang, yang merupakan pernyataan komitmen bersama dariseluruh anggota organisasi yang akan menerapkan rencana- rencana strategis dalam pencapaian visi organisasi. Visi Dinas SosialKabupaten Kampar disusundengan mengacu kepada Visi pembangunan Kabupaten Kampar yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)Tahun 2017-2022.

Misi merupakan pernyataan singkatdan menyeluruh yang digunakan sebagai alat dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan organisasi dalam upaya mewujudkan visi.

Seperti diketahui, Visi PemerintahKabupaten Kampar  adalah; “Terwujudnya Kabupaten Kampar sebagai Wilayah Industri dan Pertanian yang Maju dengan Masyarakat yang Religius, Beradat, Berbudaya dan Sejahatera”.sedang Visi Kementerian Sosial RI adalah; Terwujudnya Indoensia Yang Berdaulat , Mandiri dan Berkepribadian Berdasarkan Nilai dan Semangat Gotongroyong”,maka dengan semangat dan alasan filosofis itu, Dinas Sosial Kabupaten Kampar merumuskan Visi:

Terwujudnya Penanganan dan Pelayanan PMKS Masyarakat, Menuju Kehidupan Yang Agamis, Berbudaya, Sehat, Sejahtera, Kreatif dan Produktif di Tahun 2022”

Untuk menjalankan Visi Dinas Sosial Kabupaten Kampar maka diperlukanlah Misi Dinas Sosial Kabupaten Kampar yaitu sebagai Berikut :

  1. Meningkatkan Koordinasi dan Konsultasi Perencanaan Program dan Kegiatan Bidang Sosial.
  2. Meningkatkan Sistem Pendataan, Penanganan dan Pelayanan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Terutama KPM-PKH, PBI JKN, KIS dan Rastra
  3. Meningkatkan Kemampuan dan Kemandirian Masyarakat Melalui Pembinaan dan Pembentukan Kelembagaan Kelompok Usaha Produktif..
  4. Meningkatkan Kerjasama Pembinaan Antar Lembaga Terkait Dalam Pencegahan dan Penanggulangan PMKS  dan Berbagai Bentuk Penyakit Masyarakat
  5. Memfasilitasi Lembaga-Lembaga Sosial Mitra Kerja Yang Menangani Masalah Kesejahteraan Sosial Masyarakat (PSM, TKSK, Pendamping PKH, TAGANA, Karang Taruna dan Pengurus Panti)
  6. Partisipatif dan Proaktif Dalam Pelayanan PMKS, Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial.